"Writing is a journey to a discovery"

"Writing is a journey to a discovery"
..Walau melewati jalan yang berbeda, tetapi tetap saja kita akan sampai di tempat yang sama. Dimana hati ini merasa sepi, takut dan bertanya-tanya. Apakah hidup ini suatu karunia ataukah ujian ?. Kita kerap mengenang bila melewati jalan berliku. Sebiru apa langit dan laut pernah berwarna. Sekelam apa malam pernah menumpahkan resah kepadamu. Belumlah tentu kita akan menemukan tanda tanda, untuk mengenali diri sendiri, mengetahui misteri hidup ini. Hidup bukan hanya sebuah kampung yang dapat kita tinggalkan lalu kita pulang lagi. Kadang hidup ini sebuah penantian- tetapi bukan seperti di terminal atau di halte, dimana bus hanya menurunkan wajah-wajah asing. Di tempat ini, keramaian datang hanya sekejap, air matapun juga datang semusim sesekali. Hujan yang turun juga bukan selalu berkah. Kadang menyajikan cuaca buruk, demam, lalu kita tertidur. Dan disaat bangun pagi, kita toh masih merasa kehilangan....

20.12.10

Ombak Pantai Malimbu


Di pantai ini ombak seakan kembali pulang ke rumahnya:
berupa selimut pasir nan lembut , disulam turun temurun oleh nenek moyang mereka

Di pantai ini ombak seakan kembali pulang ke rumahnya
berupa bukit permai berisi tanaman perdu raksasa
yg dulu ditanam oleh bapak moyang mereka

Ombak bersuara melepas rindu
sehabis mengisi kendi-kendi para pengelana di gurun yg jauh
Memeluk ibunya yang sedang semadi diatas pasir suci
Yang tidak pernah dituliskan janji ikatan cinta

Ombak membawa angin sore
dan menyemai serbuk2 kembang cemara yg berterbangan menembus ke dasar laut
Dan belaiannya menemukan mempelai di kelopak mataku
mesra membawaku terbuai di pelukan takdir

Di Malimbu, ombak karunia tak terhingga
melahirkan riak pembasuh luka tragedi

Lombok - Des 2010

0 komentar: